Sudah berapa lamakah kita hidup di dunia?? 20 tahun? 21 tahun? 30 tahun? 40 tahun? Apakah kita menjadikan hidup kita cukup bermakna selama ini? Hidup kita bermakna atau tidak bergantung pada bagaimana kita mempergunakan waktu kita. Setiap orang dikaruniai Tuhan waktu yang sama. 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari setahun. Dengan waktu yang sama, tiap orang bisa mempergunakan nya berbeda-beda. Ada yang bisa memberkati orang banyak dengan waktu 5 menit dan ada yang menyelamatkan negara na dalam 1 menit di pertandingan bola; namun ada juga yang tidak menghasilkan apa-apa sepanjang hidupnya. Selama 30 tahun dia hidup? Mungkin saja...Semuanya bermula dari bagaimana orang itu mengelola dan mempergunakan waktu sebaik-baiknya. Waktu yang sudah berlalu tidak akan dapat kembali lagi. Mungkin kesempatan kedua akan selalu ada, tapi kita tidak mungkin bisa mendapatkan momen yang sama untuk kedua kalinya. People tend to regret what they have not done rather than what they had done before. Jangan sampai ada penyesalan...
Efesus 5: 15
Karena itu, perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif.
Termasuk jenis orang seperti apakah kita? orang arif atau orang bebal?
Sediakan waktu untuk berpikir, itulah sumber kejernihan.
Sediakan waktu untuk bermain dan bersantai, itulah rahasia awet muda.
Sediakan waktu untuk membaca, itulah landasan kebijaksanaan.
Sediakan waktu untuk berteman, itulah jalan menuju hidup bermakna.
Sediakan waktu untuk bermimpi, itulah yang membawa anda ke bintang.
Sediakan waktu untuk mencintai dan dicintai, itulah hak istimewa dari Tuhan.
Sediakan waktu untuk melihat sekeliling, waktu anda terlalu singkat untuk hidup dalam dunia anda sendiri.
Sediakan waktu untuk tertawa, itulah musik bagi jiwa.
Sediakan waktu bersama keluarga, itulah mutiara paling indah.
Sediakan waktu pribadi bersama Tuhan, itulah sumber kekuatan.
Sediakan waktu untuk bermain dan bersantai, itulah rahasia awet muda.
Sediakan waktu untuk membaca, itulah landasan kebijaksanaan.
Sediakan waktu untuk berteman, itulah jalan menuju hidup bermakna.
Sediakan waktu untuk bermimpi, itulah yang membawa anda ke bintang.
Sediakan waktu untuk mencintai dan dicintai, itulah hak istimewa dari Tuhan.
Sediakan waktu untuk melihat sekeliling, waktu anda terlalu singkat untuk hidup dalam dunia anda sendiri.
Sediakan waktu untuk tertawa, itulah musik bagi jiwa.
Sediakan waktu bersama keluarga, itulah mutiara paling indah.
Sediakan waktu pribadi bersama Tuhan, itulah sumber kekuatan.

0 comments:
Post a Comment